APUAN  |  Aman, Patuh, Utuh, Asri, Nyaman  

Artikel

Sejarah Desa Apuan

26 Agustus 2016 15:38:09  Administrator  548 Kali Dibaca 

Keberadaan suatu Desa pada umumnya mempunyai asal usul atau riwayat yang panjang. Akibatnya sering asal usul tersebut dianggap suatu cerita legenda saja. Terlepas dari anggapan tersebut mengenai keberadaan Desa Apuan berdasarkan masukan dari para pemuka masyarakat setempat dapat diuraikan sebagai berikut  :

Sebelum kolonial Belanda menjajah kepualauan Nusantara, pulau Bali diperintah oleh para Raja. Pada umumnya para Raja tersebut selalu ingin meluaskan pengaruhnya terhadap daerah kerajaan tetangganya. Usaha memperluas pengaruh ini selalu berakhir dengan peperangan.

Konon Sebelum Tahun 1875, Desa Apuan adalah bagian dari Wilayah Kerajaan Gianyar.Oleh karena perlakuan Raja Gianyar yang tidak adil terhadap rakyat Desa Apuan terutama dalam penyetoran Utpeti yang sering menjadikan rakyat Desa Apuan sakit hati.Karena hal tersebut sering terjadi maka timbullah niat dihati rakyat Desa Apuan dibawah pinpinan Jro Nyoman Munggu untuk beralih menjadi bagian wilayah Kerajaan Bangli.Raja Bangli mau menerima jika rakyat Desa Apuan mau memberikan tanda kepercayaan yang berupa gadai dengan manusia,karena kemauan rakyat Apuan yang begitu keras untuk menjadi bagian Kerajaan Bangli maka permintaan Raja Bangli terpaksa dipenuhi.setelah gadai diserahkan berupa 2(dua) orang manusia yang bernama Jro Wayan Cekug (laki) dan Jro Nini Tulung (perempuan),maka sejak tahun 1875 resmilah Desa Apuan diterima menjadi bagian Wilayah Kerajaan Bangli.

Setelah Desa Apuan resmi menjadi Kerajaan Bangli maka Raja Bangli Menempatkan seseorang yang akan memerintah di Desa Apuan,dan akhirnya hubungannya dengan kerajaan Gianyar putus.Setelah beberapa lama dibawah Wilayah Kerajaan Bangli kemudian Desa Apuan mengadakan pertempuran ke daerah Tampaksiring yang merupakan bagian dari Kerajaan Gianyar,ketika tiba di Bukit  Kembang Kuning akibat kelelahan menempuh perjalanan jauh istiratlah para prajurit Desa Apuan disana,ketika itu Rakyat Desa Apuan dikepung oleh Pasukan Rakyat Gianyar,sehingga hal ini menimbulkan kepanikan dihati rakyat Desa Apuan.dalam kepanikan itu,teringat dengan adanya senjata berupa keris yang bernama:”KERIS GANJA DUNGGUL”tetapi keris tersebut tidak dapat dicabut dari sarungnya yang pada akhirnya keris tersebut dipukulkan pada sebuah lesung,sehingga pukulan keris pada lesung menimbulkan suara”minta tolong….” Yang berkepanjangan.Akhirnya suara itu di dengar oleh rakyat Tampak Siring yang menyebabkan rakyat Gianyar menjadi ketakutan dan lari dari lokasi pengepungan tunggang langgang.karena rakyat Gianyar telah lari dari pengepungan,maka rakyat Desa Apuan merasa aman dan kembali pulang ke Desa Apuan dengan selamat,dan merasa menang karena dibantu oleh jimat berupa suaraminta tolong…”dari lesung itu,maka di usunglah lesung tersebut di bawa ke Desa Apuan,dan disemayamkan di atas pohon Beringin yang menjulang tinggi yang sampai saat ini masih sangat diyakini memberikan perlindungan demi keselamatan rakyat Desa Apuan.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


INFO COVID PROFINSI BALI

Info Covid Indonesia

HUBUNGI KAMI

Hubungi Kami

Hubungi Kami

Aparatur Desa

Back Next

Sinergi Program

Agenda

Belum ada agenda

Statistik Penduduk

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Desa


Kantor Desa
Alamat : Desa Apuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli
Desa : Apuan
Kecamatan : Susut
Kabupaten : Bangli
Kodepos : 80661
Telepon : 03665597045
Email : desaapuan12@gmail.com

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:217
    Kemarin:243
    Total Pengunjung:84.973
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:3.229.117.123
    Browser:Tidak ditemukan

Komentar Terbaru